Workshop Literasi-Numerasi di SMA Negeri Tamanan, Guru Didorong Integrasikan HOTS dalam Pembelajaran

Ageng
0

SMA Negeri Tamanan tancap gas meningkatkan kualitas pembelajaran. Selama dua hari, Senin–Selasa (13–14/4/2026), sekolah ini menggelar workshop peningkatan kompetensi guru dengan fokus pada penguatan literasi dan numerasi.

Kegiatan yang diikuti seluruh guru tersebut menjadi bagian dari strategi sekolah dalam mendorong pembelajaran yang lebih bermakna dan adaptif terhadap tuntutan zaman.

Workshop dibuka langsung oleh Kepala SMA Negeri Tamanan, Heri Setyohadi, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa literasi dan numerasi bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama yang harus hadir di setiap mata pelajaran.

“Penguatan literasi dan numerasi harus hadir dalam setiap proses pembelajaran di kelas,” tegasnya.

Untuk memperkuat materi, sekolah menghadirkan Muhammad Hairul, S.Pd., M.Pd., fasilitator nasional pembelajaran terintegrasi literasi dan numerasi sekaligus Kepala SMP Negeri 1 Curahdami.

Dalam pemaparannya, Hairul meluruskan pemahaman yang selama ini kerap keliru. Ia menegaskan, literasi tidak berhenti pada kemampuan membaca.

“Literasi adalah keterpahaman, sampai peserta didik benar-benar memahami apa yang dipelajari,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan terkait numerasi. Menurutnya, numerasi bukan sekadar aktivitas berhitung.

“Menyebutkan angka belum tentu numerasi. Numerasi adalah kemampuan mengolah data atau angka yang membutuhkan penerapan rumus serta penalaran,” jelasnya.

Selama workshop, para guru dibekali materi mulai dari penguatan konsep literasi dan numerasi, integrasi dalam perangkat ajar, hingga praktik pembelajaran berbasis higher order thinking skills (HOTS). Tidak hanya teori, peserta juga terlibat aktif dalam diskusi dan praktik menyusun pembelajaran kontekstual.

Suasana workshop berlangsung dinamis. Para guru tampak antusias berdiskusi dan berbagi pengalaman pembelajaran di kelas.

Melalui kegiatan ini, SMA Negeri Tamanan berharap kompetensi guru dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi semakin meningkat. Pada akhirnya, upaya tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)